Tips Dasar Fotografi : 10 Trik Foto Profesional Untuk Para Pemula

Memang rumit untuk mengoperasikan kamera. Banyaknya fitur dan Teknik fotografi akan membuat seorang fotografer pemula akan merasa bingung, kewalahan dan akhirnya menyerah. Apabila kamu kesulitan jangan cepat putus asa yah karena fotografi bukan hal yang mudah untuk dikuasai. Butuh latihan dan jam terbang untuk menjadi fotografi professional.

Selain itu ada opsi untuk mengikuti kursus fotografi, kamu juga bisa mempelajari tips fotografi yang akan membuat fotografi menjadi lebih mudah.

Yuk kita simak tips fotografi dibawah ini

  1. Pegang kamera dengan baik dan benar

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah bagaimana cara memegang kamera dengan baik dan benar, cara yang tepat adalah posisi yang mampu membuat kamera terhindar dari guncangan yang menyebabkan hasil foto yang buram.

Dekatkan lengan ke tubuhmu, hal ini dapat mengurangi guncangan dan menghasilkan gambar setajam mungkin atau untuk mengambil foto long exposure kamu dapat memakai tripod.

  1. Perhatikan Komposisi

Komposisi adalah salah satu fitur hadiah bagi kamera. Sayangnya, banyak amatir yang kurang memperhatikan hal ini dan mendapatkan hasil foto yang bagus secara kebetulan. Apabila kamu benar-benar memahami komposisi maka hasil foto akan memuaskan.

Cara untuk mendapatkan komposisi sebenarnya bukan hal sulit, kamu dapat membagi layar kameramu menjadi dua garis vertikal dan dua garis horizontal dan menempatkan elemen-elemen penting di titik persimpangan.

  1. Ganti perspektif

Pengambilan foto dari ketinggian sudah sangat biasa dan sangat membosankan sebab sudah banyak orang melihat objek dari sudut pandang ini. Dengan adanya perspective maka kamu bisa mendapatkan hasil foto yang bervariasi.

Coba 3 eksperimen perspektif berikut :

  • Pertama ubah tingkat ketinggianmu, kamu dapat mengambil foto dari atas atau lebih dekat dengan tanah
  • Kedua mengubah sudut, kamu dapat mengambil foto lurus ke atas, miring dari samping agar mendapatkan dimensi berbeda dari biasanya
  • Ketiga mengubah jarak menjadi lebih dekat atau jauh
  1. Kontrol Eksposur

Cara untuk mendapatkan hasil foto yang maksimal adalah eksposur. Eksposur akan memberikan kamu kendali penuh kamera dengan adanya aperture, shutter speed dan ISO.

Selanjutnya kamu tinggal bereksperimen secara manual.

  1. Pahami Aperture

Aperture adalah masuknya cahaya ke lubang didalam lensa. Seperti pupil mata semakin lebar aperture maka semakin banyak cahaya yang di izinkan masuk dan sebaliknya. Di kamera, semakin aperture melebar, f/ angka semakin rendah dan cahaya yang di izinkan masuk ke kamera semakin banyak. Hal ini bagus untuk pencahayaan rendah namun untuk mengambil landscape ini tidak disarankan karena kurang depth of field.

  1. Kenali Fungsi Shutter Speed

Setelah aperture, yang perlu dipahami adalah rana atau shutter speed. Biasanya kamu hanya perlu sepersekian detik seperti 1/250 untuk mencegah guncangan dan keburaman pada gambar.

Jika ingin foto lampu kendaraan di malam hari maka shutter speed yang disarankan adalah selambat-lambatnya 30 detik. Jika ingin mengambil foto mobil yang sedang melaju kencang kamu dapat menggunakan 1/4000 detik.

  1. Atur ISO

Setelah cahaya melewati aperture dan shutter speed, cahaya akan mencapai sensor dimana kamu dapat mengatur ISO. Jika kamu meningkatkan ISO maka kamu menaikkan eksposur loh.

Jika kami berada ditempat gelap kamu dapat meningkatkan ISO, begitu juga sebaliknya. Tapi di saat yang sama kualitas gambar dapat menurun karena adanya noise atau grain.

  1. Gunakan Mode Metering

Ada tiga mode metering : matrix metering, center weighted metering, dan spot metering.

Untuk pemula matrix metering cocok digunakan secara instant di outdoor. Mode ini digunakan untuk gambar yang menyala secara merata dan tingkat dinamis rendah.

Kalau mode center weighted metering digunakan untuk foto wajah karena dapat menyesuaikan pencahayaan dengan tingkat kecerahan wajah dan latar belakang.

Untuk mode terakhir spot metering sebaiknya digunakan untuk fokus terhadap subjek kecil.

  1. Pilih Shooting Mode Paling Nyaman

Dengan memilih shooting mode, fotografi terasa menjadi lebih mudah, apakah kamu ingin menggunakan full-auto, program, aperture priority, shutter speed priority sampai mode manual. Untuk pemula bisa menggunakan auto mode.

Jika kamu meras sudah mahir, kamu dapat menggunakan mode manual dimana kamu bisa mengatur aperture, shutter speed, ISO dan metering.

10. Post-process

Setelah selesai mengambil foto yang banyak tentunya kamu harus mengedit foto, dengan menggunakan software editing foto kamu akan lebih mendapatkan sentuhan warna dan aksen.

Kamu dapat bermain dengan saturasi dan channel RGB untuk mendapatkan hasil foto yang lebih tajam dan merona

Itulah tips fotografi profesional untuk para pemula, tentunya masih banyak cara untuk belajar fotografi. Dengan riset dan praktik langsung kelapangan akan menambah jam terbang dan pelajaran yang akan kamu dapatkan. Sebelum itu pastikan kami mempunyai perlengkapan foto yang mendukung yah, selamat berfotografi.